Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan/RMOL

Politik

Mau Jadi Ketum Dua Periode, Zulhas Diingatkan Jaga Tradisi PAN

KAMIS, 28 NOVEMBER 2019 | 21:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tradisi Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN) yang hanya bisa memimpin satu periode ternyata bukanlah isapan jempol belaka.

Wasekjen PAN Ahmad Yohan menuturkan, satu periode untuk ketum PAN sudah menjadi warisan yang turun temurun.

Yohan mengatakan, Amien Rais selaku pendiri PAN pun mencontohkan kepada kader-kadernya bahwa periodisasi ketum PAN hanya satu kali menjabat.  Tak hanya Amien, ketum PAN setelah Amien pun menjaga tradisi tersebut.


"Pak Amien Rais memberi contoh kalau partai yang dia dirikan kaderisasinya harus jalan, sehingga pak Amien mau hanya sekali saja. Berikutnya ada Soetrisno Bachir hanya sekali, Pak Hatta Rajasa juga sekali," kata Yohan seusai membuka acara Rapimna BM PAN, di Kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (28/11).

Bahkan, lanjut Yohan,  Ketum PAN Zulkifli Hasan pernah menegur dan mengingatkan Hatta Rajasa yang ingin mencalonkan diri di periode keduanya. Kala itu Zulhas menentang Hatta demi kaderisasi PAN.  

"Waktu Pak Hatta Rajasa mau maju lagi, Pak Zulkifli Hasan bilang, Pak Hatta sebaiknya jaga tradisi satu periode," ungkap Yohan.

Atas dasar itulah, Yohan yang juga Ketua Barisan Muda PAN (BM PAN) berharap Zulkifli Hasan untuk konsisten menjaga sikapnya sebagaimana pernah dilakukan kepada Hatta Rajasa.

"Setelah beliau terpilih seharusnya konsisten dong kemarin," kata Yohan.

"Saya ingin orang berpartai itu ada argumentasinya, kalau mau maju lagi, apa prestasinya apa kelebihannya? Kemudian secara moral kamu gak boleh ragu. Dulu ngomong satu periode sekarang begini," tutupnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya