Berita

Lutfi Alfiandi/Net

Presisi

Lutfi Jadi Tersangka Bukan Karena Bawa Bendera, Tapi Melempari Petugas

RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 13:24 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Lutfi Alfiandi (LA) demonstran yang viral membawa bendera merah putih saat aksi menolak RUU KUHP dan UU KPK bakal dibawa ke meja hijau.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung mengatakan, berkas Lutfi telah rampung alias P21 dan telah dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Dalam kasus ini, Tahan menyebut bahwa Lutfi terbukti melakukan perusakan dengan melempar batu ke arah aparat keamanan. Untuk itu, dia membantah jika Luthfi menjadi tersangka karena membawa bendera merah putih.


"Bawa bendera gimana? Orang dia melempari kok. Tidak mungkin kejaksaan menerima kalau nggak lengkap," kata Tahan kepada wartawan, Rabu (27/11).

Lebih jauh, Tahan enggan merinci lebih jauh kasus yang mendera Lutfi. Pasalnya, kasus tersebut kekinian menjadi kewenangan Jaksa.

"Sudah wewenang jaksa itu," papar Tahan.

Sementara itu, kuasa hukum LA dari LBH Kobar, Sutra Dewi menyampaikan, LA saat ini tengah di tahan di Rutan Salemba. Dalam kasus ini LA dijerat dengan Pasal 170, 212, 214 dan, 218 KUHP.

Sutra membantah semua tuduhan terhadap kliennya itu lantaran Lutfi sama sekali tidak melakukan pengerusakan

"Kami berharap sih bebas ya. Karena kan namanya, itu euforia dan bukan kriminal. Ya tergantung putusan di pengadilan saja nanti hakim menilainya bagaimana," ujarnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya