Berita

Aroke/Net

Dunia

Bantu Tahanan Lakukan Penipuan, Kepala Penjara Keamanan Maksimum Diamankan Polisi

RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 07:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korupsi bukan hanya menjadi masalah serius di Indonesia, tapi juga di negara Afrika seperti Nigeria. Kasus korupsi terbaru di negara tersebut menjerat kepala penjara dengan keamanan maksimum dan seorang dokter penjara.

Mereka dituduh memungkinkan seorang tahanan bernama Hope Olusegun Aroke untuk melakukan penipuan online jutaan dolar AS dari dalam penjara. Dia mendapatkan akses ke ponsel dan internet, padahal hal itu dilarang di dalam penjara.

Aroke awalnya ditangkap pada tahun 2012 dan dihukum karena mendapatkan uang dengan penipuan dan pemalsuan. Aroke adalah salah satu dari dua penipu Nigeria yang berbasis di Malaysia.


Dia mengaku sebagai mahasiswa ilmu komputer di Universitas Metropolitan Kuala Lumpur Malaysia, tetapi sebenarnya dia adalah kepala dari jaringan rumit penipuan internet yang melintasi dua benua.

Dalam investigasi terbaru, Komisi Kejahatan Ekonomi dan Keuangan (EFCC) di negara itu mengatakan kedua staf penjara itu ditangkap karena memalsukan laporan medis yang memungkinkan Aroke mendapatkan perawatan di luar penjara di rumah sakit polisi.

"Tersangka pertama, (Emmanuel) Oluwaniyi, yang merupakan Pengendali Penjara Maksimal Kirikiri, serta tersangka kedua, (Hemeson Edson) Edwin, yang bertanggung jawab atas fasilitas medis, ditangkap pada Senin, 25 November 2019, oleh para operator komisi," kata EFCC dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat BBC.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya