Berita

Ilustrasi/Net

Jaya Suprana

Al Khwarizmi

RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 07:56 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DALAM naskah “LOGARITMA DAN ALGORITMA” (2 September 2019), saya sempat menyebut nama seorang tokoh cendekiawan multi-disiplin abad IX yang mahakarya pemikirannya berpengaruh terhadap ilmu Matematika sampai masa kini. Nama tokoh itu adalah Muhammad bin Musa al Khwarizmi.

Aljabar

Tahun kelahiran Al Khwarizmi tidak diketahui secara jelas, namun diduga sekitar 780 di Khwarizmi yang sekarang disebut sebagai Khiva, Uzbekistan, dan wafat sekitar 850 di Bagdad.

Pada tahun 830 Al Khwarizmi menulis sebuah buku Matematika legendaris berjudul Al-Kitāb al-mukhtaṣar fī ḥisāb al-jabr wa-l-muqābala.Buku tersebut diperkenalkan ke masyarakat kebudayaan Barat melalui terjemahan ke bahasa Latin Liber algebrae et almucabala oleh Robert dari Chester pada tahun 1145.

Pada tahun 830 Al Khwarizmi menulis sebuah buku Matematika legendaris berjudul Al-Kitāb al-mukhtaṣar fī ḥisāb al-jabr wa-l-muqābala.Buku tersebut diperkenalkan ke masyarakat kebudayaan Barat melalui terjemahan ke bahasa Latin Liber algebrae et almucabala oleh Robert dari Chester pada tahun 1145.

Dalam kitab tersebut diberikan solusi persamaan linear dan kuadrat dengan menyederhanakan persamaan menjadi enam bentuk standar yaitu kuadrat sama dengan akar, kuadrat sama dengan bilangan konstanta, akar sama dengan konstanta, kuadrat dan akar sama dengan konstanta, kuadrat dan konstanta sama dengan akar, konstanta dan akar sama dengan kuadrat. Al Khwarizmi membagi koefisien dari kuadrat dengan menggunakan dua operasi: al-jabr (pemulihan) dan al-muqābala (penyeimbangan).

Linguistik
Sang Mahamatekiawan Bagdad itu juga berperan penting dalam memperkenalkan angka Arab melalui karya Kitāb al-Jam’a wa-l-tafrīq bi-ḥisāb al-Hind yang kelak diadopsi sebagai angka standar yang dipakai di berbagai bahasa serta kemudian diperkenalkan sebagai sistem penomoran posisi desimal di dunia Barat pada abad ke 12. Ia merevisi dan menyesuaikan geografi Ptolemeus di samping mengerjakan tulisan-tulisan tentang astronomi dan astrologi.

Kontribusinya tak hanya berdampak besar pada Matematika, tapi juga terhadap linguistik. Kata "aljabar" berasal dari kata al-jabr, sementara “algoritma” diambil dari kata algorismi. Latinisasi nama Al Khwarizmi. Namanya juga diserap ke dalam bahasa Spanyol, guarismo, dan dalam bahasa Portugis, algarismo bermakna digit.
 
Penulis adalah pembelajar kebudayaan dan peradaban

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya