Berita

Honda Brio Satya/Net

Otomotif

Demi Tingkatkan Kandungan Lokal Brio, Honda Siap Gelontorkan Investasi Rp 5 Triliun

SELASA, 26 NOVEMBER 2019 | 17:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebagai produk unggulan, Honda Brio memang mendapat prioritas untuk mendapat pengembangan. Termasuk meningkatkan kandungan lokal sehingga membuat Honda Brio lebih kompetitif di pasar Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, pihak Honda Prospect Motor (HPM) bakal menggelontorkan dana Rp 5,1 triliun. Dana ini akan dikucurkan antara 2019 hingga 2023.

"Itu untuk pengembangan model, lokalisasi pendalaman industri (tingkat kandungan lokal). LCGC kami kan sudah 89 persen TKDN-nya, tapi kami terus fighting supaya membuat cost itu kompetitif. Caranya dengan pendalaman lokalisasi," jelas Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM, Yusak Billy, (26/11).


Dengan demikian, nantinya komponen lokal di Honda Brio Satya bakal lebih dari 90 persen. Hal ini memang harus dilakukan Honda untuk mengantisipasi perubahan skema Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 3 persen pada 2021 untuk mobil tipe LCGC seperti Brio Satya.

"Maka kami harus compete lah. Local content harus banyak. Kita selalu ikuti terus kewajiban yang diberi pemerintah dalam aturan KBH2. Kita ikuti terus sampai harga kita compete, volume banyak, kita bisa terapkan juga di Mobilio dan BR-V hingga kita bisa ekspor juga," tambahnya.  

Diketahui, Brio Satya merupakan produk terlaris dari Honda. Penjualan per bulan rata-rata mencapai 4 ribu unit.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya