Berita

Aksi 212/Net

Politik

Gerakan 212 Hanya Momentum, Berlebihan Kalau Dituding Hambat Stabilitas Politik

SELASA, 26 NOVEMBER 2019 | 16:39 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Gerakan reuni 212 yang bakal dilakukan 2 Desember mendatang dinilai tak akan menghambat stabilitas politik bangsa.

“Terlalu berlebihan, gerakan ini sebenarnya hanya momentum,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (26/11).

Baginya, tak ada momentum selain tanggal 2 Desember yang bisa dijadikan alasan gerakan 212 menggelar aksi di luar kepatutan hak warga negara.


Hal ini berkenaan dengan pemicu kemunculan aksi 212 yang merupakan gelombang gerakan besar 2 Desember 2017 saat menuntut Ahok diproses hukum karena menistakan agama.

“Andaipun benar ada kegiatan bertemu kembali, itu sebatas pertemuan besar, tidak berbeda dengan pertemuan publik lainnya," tegasnya.

Terkait kekhawatiran pemerintah yang disampaikan Mendagri Tito Karnavian soal stabilitas politik yang terancam, hal itu bisa teratasi melalui jaminan kondusifitas dari negara.

"Tentu, dengan kondisi negara tetap menjamin keberadaan aktifitas gerakan tersebut, selama tidak melanggar hukum, negara wajib memfasilitasi,” pungkas Dedi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya