Berita

Erdogan/Net

Dunia

Erdogan: Pangkalan Militer Turki-Qatar Jaga Stabilitas Regional

SELASA, 26 NOVEMBER 2019 | 07:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memastikan bahwa pembangunan pangkalan militer baru Turki telah selesai di Qatar dan akan dinamai sesuai dengan komandan Muslim terkenal, Khalid bin Walid.

Hal itu disampaikan Erdogan saat berada di Doha awal pekan ini di hadapan pasukan di pangkalan Turki di mana sekitar 5.000 tentara telah ditempatkan sejak blokade yang dipimpin Arab Saudi dimulai lebih dari dua tahun lalu.

"Itu (Komando Pasukan Gabungan Gabungan Turki-Qatar) melayani stabilitas dan perdamaian tidak hanya Qatar tetapi juga wilayah Teluk," kata Erdogan setelah bertemu pasukan di pangkalan yang baru selesai.


Erdogan menjuluki pangkalan militer "simbol persaudaraan, persahabatan, solidaritas dan ketulusan".

"Kami tidak pernah meninggalkan teman kami sendirian dalam periode sejarah apa pun terhadap ancaman dan risiko - dan kami tidak akan pernah melakukannya," sambungnya, seperti dimuat Al Jazeera.

Untuk diketahui bahwa pada bulan Juni 2017, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir meluncurkan blokade darat, udara, dan laut terhadap Qatar. Mereka menilai bahwa Doha tidak mematuhi kebijakan regional mereka.

Qatar membantah tuduhan negara-negara yang memblokade itu dan mengatakan bahwa negara itu memilih untuk mengikuti kebijakan luar negeri yang independen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya