Berita

Leni Robredo dan Rodrigo Duterte/Net

Dunia

Tidak Sejalan, Presiden Filipina Pecat Kepala Pemberantasan Narkoba

SENIN, 25 NOVEMBER 2019 | 08:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Filipina Rodrigo Duterte memecat wakil presiden Leni Robredo dari peran pemberantasan narkoba karena dinilai merusak kampanye.

Leni Robredo yang merupakan saingan politik Duterte yang dipilih secara terpisah dari Duterte, menerima peran itu lebih dari dua minggu yang lalu.

Namun Robredo membuat marah Duterte dengan mengkritik pendekatan Duterte yang berpusat pada polisi untuk memerangi narkoba.


Juru bicara kepresidenan Salvador Panelo menyebut bahwa salah satu alasan pemecatannya adalah pertemuan Robredo dengan pejabat PBB di Manila dan kedutaan besar Amerika Serikat.

"Wakil presiden mengambil terlalu banyak perhatian internasional tentang masalah ini, terutama dari orang atau entitas yang tahu sedikit atau tidak sama sekali tentang situasi kita, selain bias mereka sendiri atau prasangka yang tidak berdasar," kata Panelo dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Channel News Asia.

Panelo mengatakan, Robredo telah gagal untuk membahas dengan presiden rencananya untuk mengatasi masalah narkoba di negara itu dan Duterte telah bersabar dengannya.

"Dalam kampanye yang mempertaruhkan nyawa orang, satu hari adalah selamanya. Pemerintah tidak bisa mempermainkan ibu jari dan duduk santai berharap kilasan cemerlang dari wakil presiden," sambungnya.

Diketahui bahwa perang melawan narkoba merupakan kebijakan utama Duterte. Kebijakan tersebut telah menyebabkan kekhawatiran internasional terutama terkait masalah pelanggaran HAM, yakni pembunuhan mengejutkan oleh polisi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya