Berita

Robert Alberts siapkan opsi rotasi bagi Persib Bandung/Persib

Sepak Bola

Ada Pemain Yang Terancam Sanksi, Pelatih Persib Siapkan Opsi Rotasi

RABU, 20 NOVEMBER 2019 | 17:36 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Menjelang lakoni 7 laga tersisa musim ini, Persib Bandung dihadapkan kepada situasi yang cukup rumit. Sejumlah pemain pilar terancam sanksi akumulasi kartu kuning.

Karena itu, melakukan rotasi tampaknya akan jadi pilihan pelatih Robert Rene Alberts. Karena dia tak ingin kehilangan lima pemain tersebut sekaligus akibat terkena hukuman secara bersamaan.

"Ya, kami harus melakukan rotasi karena ada banyak pemain yang sudah mendapat kartu kuning. Kami harus terus menyegarkan kondisi pemain, kami tidak akan bermain dengan lima pemain dengan kartu kuning dan berikutnya kelima pemain itu tidak bisa bermain," ucap  Robert, dikutip laman resmi Liga.


Setidaknya ada 5 pemain Persib yang saat ini terancam akumulasi kartu. Mereka adalah Achmad Jufriyanto, Nick Kuipers, Abdul Aziz, Ardi Idrus, dan Febri Hariyadi.

Rotasi ini memang harus dilakukan Robert untuk menjaga ambisi dan target Persib menembus papan atas. Termasuk menyiapkan mental dan fisik pemain pengganti agar bisa menjaga performa tim tetap apik.

"Itu yang menjadi salah satu perhatian kami. Kami harus melakukan rotasi dengan baik sehingga ketika ada pemain yang mendapat akumulasi, pemain penggantinya siap dan tidak sedang kelelahan," imbuhnya.

Persib sendiri akan melanjutkan perjuangan mereka di Liga 1 2019 pada Minggu (24/11) mendatang. Maung Bandung akan menjamu tim papan bawah Barito Putera di Stadion Si Jalak Harupat. Kemenangan akan bisa membuka pintu bagi Persib untuk menembus papan atas.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya