Berita

Protes di Hong Kong/Net

Dunia

Senat AS Dengan Suara Bulat Loloskan RUU HAM Hong Kong

RABU, 20 NOVEMBER 2019 | 07:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Senat Amerika Serikat dengan suara bulat mengeluarkan undang-undang yang bertujuan untuk melindungi hak asasi manusia di Hong Kong di tengah tindakan keras China terhadap gerakan protes pro-demokrasi di wilayah tersebut.

Setelah pemungutan suara oleh para senator pada Selasa (19/11), "Undang-Undang Hak Asasi Manusia dan Demokrasi Hong Kong" tersebut sekarang jatuh ke tangan Dewan Perwakilan Rakyat.

Kedua kamar harus mengerjakan perbedaan mereka sebelum undang-undang dapat dikirim kepada Presiden Donald Trump untuk pertimbangannya.


"Orang-orang Hong Kong melihat apa yang akan terjadi, mereka melihat upaya mantap untuk mengikis otonomi dan kebebasan mereka," kata Senator Republik Marco Rubio seperti dimuat Reuters.
Gelombang protes di Hong Kong sendiri terjadi setelah warga geram atas apa yang mereka lihat sebagai campur tangan China dalam kebebasan yang dijanjikan ke Hong Kong ketika Inggris mengembalikan koloninya yang lama ke pemerintahan China pada tahun 1997.

Para pembantu Senat mengatakan mereka berharap undang-undang itu pada akhirnya akan bergerak maju sebagai amandemen RUU pertahanan besar-besaran, yakni Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional, yang diperkirakan akan disahkan Kongres akhir tahun ini.

Di bawah undang-undang Senat, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo harus mensertifikasi setidaknya satu kali setahun bahwa Hong Kong mempertahankan otonomi yang cukup untuk memenuhi syarat untuk pertimbangan perdagangan Amerika Serikat yang meningkatkan statusnya sebagai pusat keuangan dunia. Ini juga akan memberikan sanksi terhadap pejabat yang bertanggung jawab atas pelanggaran HAM di Hong Kong.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya