Berita

Ilustrasi/Net

Presisi

Dua Terduga Teroris Di Medan Ditangkap Densus 88, Satu Melawan Dengan Senpi

SELASA, 19 NOVEMBER 2019 | 16:01 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jajaran tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri kembali melakukan operasi penangkapan terhadap terduga pelaku teroris yang terkait dengan jaringan bomber Mapolrestabes Medan Rabbial Muslim Nasution (RMN).

Dari informasi yang diperoleh Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (19/11). Penggerebekan atau penangkapan ini dilakukan di Tepi simpang Aloha Jalan Kolonel Yos Sudarso, Medan Labuhan beberapa saat yang lalu atau sekitar pukul 15.20 WIB.

Adapun dua pelaku yang ditangkap yakni A alias AI asal Medan kelahiran 26 April 1994. Kemudian H alias A kelahiran Belawan, Sumut warga Kampung Santosa, Medan Belawan, Kota Medan, Sumut.


Keduanya teridentifikasi terlibat dalam satu kajian bersama RMN. Berbaiat kepada pemimpin ISIS yang baru Abu Ibrahim al-Hashem. Selain terduga teroris juga mengikuti pelatihan semi militer alias Idad di gunung Sebayak, Sumut.

Terduga teroris diketahui juga merencanakan aksi teror. Mereka memiliki kemampuan meracik bahan peledak dan merakit senjata api. Tim Densus 88 melakukan penangkapan pertama terhadap A alias AI yang tengah berdiri dipinggir jalan untuk menyetop angkutan umum, AI berhasil ditangkap tanpa perlawanan

Tim penindak melakukan penangkapan terhadap tersangka kedua yakni H alias AB dengan cukup dramatis. Pasalnya, tersangka sempat melakukan perlawanan dengan cara melakukan penembakan terhadap petugas menggunakan senjata api.

Tersangka H berhasil dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan penembakan terhadap tersangka dan mengenai bagian paha kanan dan bagian pinggang kanan lalu tersangka berhasil diamankan. Bersama dua pelaku, turut diamankan satu unit senpi dan dua belah pisau tajam.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya