Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pratama (dua dari kiri)/Net
Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pratama (dua dari kiri)/Net
Pelaksanaan Musda tersebut dinilai ilegal lantaran kepengurusan yang sah adalah M. Arqon dan tercantum dalam Surat Kepengurusan (SK) oleh Ketum DPP KNPI periode 2015-2018, M. Rivai Darus.
"Saya rasa Pak Gubernur sudah tahu dan paham kalau M. Arqon ini sudah terpilih karena lebih unggul, dan Pak Gubernur tentu sudah tahu bahwa hasil Kongres XV Pemuda/KNPI di Bogor tahun 2018 adalah Haris Pertama yang unggul dua suara dari Fajri," ujar Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pratama dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (18/11).
Populer
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Sabtu, 05 September 2026 | 16:59
UPDATE
Rabu, 16 September 2026 | 05:52
Rabu, 16 September 2026 | 05:22
Rabu, 16 September 2026 | 04:44
Rabu, 16 September 2026 | 04:24
Rabu, 16 September 2026 | 03:57
Rabu, 16 September 2026 | 03:30
Rabu, 16 September 2026 | 03:03
Rabu, 16 September 2026 | 02:48
Rabu, 16 September 2026 | 02:24
Rabu, 16 September 2026 | 01:59