Berita

Nicolas Maduro/Net

Dunia

Maduro: Dolarisasi Di Venezuela Bukan Hal Yang Buruk

SENIN, 18 NOVEMBER 2019 | 07:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Venezuela Nicolas Maduro tidak memandang buruk transaksi dolar AS yang telah tumbuh di negara tersebut dalam beberapa bulan terakhir. 
"Saya tidak melihatnya sebagai hal yang buruk. Proses yang mereka sebut dolarisasi ini dapat membantu pemulihan negara, penyebaran kekuatan produktif di negara ini, dan berfungsinya ekonomi," kata Maduro dalam siaran wawancara di saluran televisi Televen.

Mata uang resmi Venezuela sendiri, bolivar, telah terdepresiasi lebih dari 90 persen tahun ini. Sedangkan inflasi yang tidak terkendali telah mengurangi daya beli dan upah minimum di masyarakat.

Maduro juga mengatakan bahwa dia sedang mengevaluasi transaksi dalam dolar. Meski begitu, dia memastikan bahwa mata uang resmi yang akan terus menyebar di negara itu tetaplah bolivar.

Maduro juga mengatakan bahwa dia sedang mengevaluasi transaksi dalam dolar. Meski begitu, dia memastikan bahwa mata uang resmi yang akan terus menyebar di negara itu tetaplah bolivar.

"Ada orang yang mengkritiknya, tidak, di sini, Venezuela akan selalu memiliki mata uangnya. Kami akan selalu memiliki bolivar dan kami akan memulihkannya dan kami akan mempertahankannya," katanya dalam sebuah wawancara dengan Jose Vicente Rangel, seorang politisi kiri dan wakil presiden pada masa pemerintahan Hugo Chavez, seperti dimuat ulang Reuters.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya