Berita

Basuki Tjahaya Purnama/Net

Politik

Ahok Pimpin Pertamina Usul Siapa?

KAMIS, 14 NOVEMBER 2019 | 06:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kabar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan bergabung di salah satu perusahaan pelat merah nampaknya semakin jelas saja.

Lalu, siapa sebenarnya yang merekomendasikan nama Ahok?

Soal Ahok akan memimpin BUMN, PDIP menyambut positif. Hanya saja, PDIP meminta Erick Thohir memastikan tidak ada aturan yang melarang kader partai memimpin BUMN.


"Nah, problemnya adalah apakah boleh ada kader partai masuk atau tidak, memimpin atau tidak. Pokoknya yang penting harus jelas, kalau kader partai tidak boleh menduduki jabatan seperti itu harus jelas, tidak boleh," kata Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11).

Sementara itu, pihak Istana berkata lain. Juru bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan Ahok harus mengundurkan diri dari partai jika ingin masuk BUMN.

"Pak Ahok, kalau tidak keliru, apakah bergabung partai politik. Nah, beliau, kalaupun mau masuk BUMN, harus mengundurkan diri. Karena di BUMN ada surat semacam pakta integritas itu tidak boleh dalam partai politik atau aktif dalam kegiatan politik," kata Fadjroel di Kompleks Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (13/11).

Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik Arya Sinulingga mengatakan bahwa banyak pihak yang memberikan masukan kepada Erick.

"Kalau rekomendasi atau masukan, banyaklah dari kita kepada Pak Erick. Pak Erick melihat bahwa bisa membantu kita kan Pak Ahok masih muda jadi masih bisa bantu BUMN," ujar Arya di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (13/11).

Arya mengatakan bahwa untuk jabatan strategis BUMN perlu dilakukan koordinasi dengan Presiden

Jadi yang merekomendasikan nama Ahok agar masuk BUMN adalah presiden?

"Yang pasti, setiap posisi yang vital untuk BUMN kita harus koordinasi dengan Pak Jokowi, nggak mungkin nggak, karena BUMN yang mempengaruhi banyak menyangkut kehidupan pasti kita konsultasi dengan Pak Jokowi," tutur Arya.

Arya menegaskan bahwa Ahok akan ditempatkan di BUMN strategis. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga sudah menyanggupinya.

"Tadi sih Pak Ahok oke ya," ujarnya.

Pada sejumlah BUMN yang belum memiliki Direktur Utama (Dirut) definitif, sebut saja PT PLN (Persero) yang saat ini dipimpin oleh Plt Dirut Sripeni Inten Cahyani. Kemudian ada juga Bank Mandiri dan BTN yang masih kosong posisi dirut definitifnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya