Berita

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto/Net

Presisi

Cegah Perkembangan Teroris, Irjen Agus Andrianto Minta Warga Peduli Tetangga

RABU, 13 NOVEMBER 2019 | 18:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kunci untuk menekan para pelaku terorisme ialah dengan membentuk kesadaran masyarakat untuk mengenali lingkungan sekitar. Karena pada umumnya, pelaku teror kerap memanfaatkan ketidakperdulian warganya terhadap sesama.

Begitu imbauan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Agus Andrianto menanggapi terkait peristiwa bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pada Rabu pagi (13/11).

“Oleh karena itu masyarakat harus waspada dengan situasi ini, dengan kewajiban untuk saling mengenal warga, kalau ada pendatang melapor kepada RT/RW atau Kelurahan setempat, ini adalah bagian dari upaya untuk mencegah mereka bisa melakukan aktivitas di wilayah,” kata Agus saat ditemui di sela Rakornas Pemerintah Pusat dengan Forkompimda, di Sentul Internasional Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11).


Jenderal bintang dua ini juga meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir apalagi takut usai peristiwa bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan ini. Pasalnya, jika masyarakat merasa takut maka pelaku teror dan kelompoknya merasa berhasil dalam melakukan aksinya.

“Kalau kita takut dengan mereka, maka mereka akan terus bisa berkembang ini yang harus kita lawan dan tidak bisa kita diamkan,” papar Agus.

Disamping membangun kesadaran masyarakat, tentunya Polri, kata Agus tetap melakukan upaya-upaya dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat.

Karena belum lama, tepatnya tanggal 20 Oktober atau sehari sebelum pelantikan Presiden dan Wakil Presiden jajaran Satgas Antiteror Polda Sumut berhasil melakukan penangkapan terhadap tiga terduga pelaku teror.

“Karena kita Kepolisian ada Densus 88 ada unsur TNi juga akan bersama-sama melakukan upaya pencegahan di Sumut,” demikian Agus. 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya