Berita

Ade Armando/Net

Hukum

Ade Armando Tunda Lengkapi Tudingan Kebal Hukum Ke Polisi

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 | 12:24 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dosen FISIP Universitas Indonesia (UI) Ade Armando batal melaporkan balik anggota DPRD DKI Fahira Idris ke Polda Metro Jaya.

Ade sebelumnya dilaporkan Fahira usai mengunggah foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang diedit mirip dengan tokoh film Joker. Dia menyelipkan tulisan “Gubernur Jahat Berawal dari Menteri yang Dipecat”.

Ade Armando menunda laporan balik ke Fahira dengan alasan tak ingin laporannya menjadi pengalihan isu mengenai potensi korupsi anggaran di DKI.


"Saya putuskan tunda saja. Saya khawatir perhatian dan tenaga jadi teralih dari isu utama," ujarnya  saat dihubungi oleh wartawan, Senin (11/11).

Ade awalnya ingin melaporkan Fahira atas unggahan di akun instagram @fahiraidris, yang menudingnya sebagai sosok kebal hukum.

"Saudara AA seperti membanggakan dirinya tak tersentuh hukum. Itu (tulisan Fahira) yang akan saya adukan, karena saya tidak pernah membanggakan diri bahwa saya tidak tersentuh hukum," kata Ade.

Menurut Ade, kata-kata kebal hukum dari Fahira itu merupakan sebuah serangan yang mencemarkan nama baiknya.

Namun saat akan melakukan tangkapan layar di postingan Fahira untuk dijadikan alat bukti, Ade mengatakan postingan telah diedit. Kata-kata kebal hukum itu telah hilang.

"Saya percaya polisi bisa bersikap profesional dan bisa melacak kalimat yang lengkap sebelum dia delete bagian itu," kata Ade.

Saat akan melaporkan Fahira pada Jumat lalu, polisi menolak laporan Ade karena kurangnya alat bukti. Ia pun berjanji akan kembali pada Senin ini untuk melengkapi laporannya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya