Berita

Investigator melakukan pencarian di Sungai Moika/The Guardian

Dunia

Bawa Potongan Tangan Di Dalam Ransel, Profesor Sejarah Ini Ditangkap

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 | 10:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi di Saint Petersburg, Rusia menangkap seorang sejarawan Rusia terkemuka karena dicurigai membunuh seorang mahasiswi.

Hal itu terungkap setelah profesor bernama Oleg Sokolov diduga mabuk dan terjatuh ke sungai ketika dia mencoba membuang bagian tubuh mahasiswi malang yang telah dia bunuh dan mutilasi ke Sungai Moika pada Sabtu (9/10).

Dia kemudian berhasil diselamatkan dari sungai oleh polisi setempat. Namun polisi curiga karena mereka menemukan potongan lengan wanita di dalam ransel yang dia kenakan saat jatuh ke sungai.


Dikabarkan The Guardian, polisi pun bergegas melakukan penggeledahan ke rumah Sokolov. Mereka menemukan jasad mahasiswi berusia 24 tahun bernama Anastasia Yeshchenko dalam kondisi yang sudah tidak utuh. Kepala dan sejumlah anggota tubuh lainnya telah dimutilasi.

Belum diketahui apa motif di balik pembunuhan itu. Padahal, mahasiswi tersebut diketahui kerap membantu sang profesor menulis sejumlah karya.

Sedangkan Sokolov yang berusia 63 tahun, merupakan sejarawan ternama yang telah menelurkan sejumlah buku tentang negarawan Perancis dan pemimpin militer Napoleon Bonaparte. Dia juga kerap bertindak sebagai konsultan sejarah pada beberapa film.

Atas dedikasinya pada sejarah, dia menerima penghargaan Legion d'Honneur di Perancis pada tahun 2003.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya