Berita

Rio Capella/Net

Politik

Rio Capella Bakal Buka Suara Soal Masalah Nasdem

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 | 10:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Hubungan Partai Nasdem dengan Presiden Joko Widodo dan koalisi pemerintah tengah mengalami ketegangan.

Presiden Joko Widodo sempat menyindir kedekatan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dengan partai di luar pemerintah, PKS saat HUT ke-55 Golkar beberapa waktu lalu.

Surya bereaksi. Dia kemudian memainkan panggungnya dalam Kongres II dan Harlah ke-8 Nasdem.


Bukan sekadar Jokowi, Surya turut menyindir pihak lain dari panggung kongres. Dengan tegas dia menyinggung partai politik yang mengaku pancasilais tapi sinis dan sesuai dengan apa yang digemborkan.

Publik mengaitkan-ngaitkan sindiran Surya tersebut mengarah ke PDIP. Pasalnya, hubungan Surya dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sedang tidak harmonis.

Untuk meluruskan kondisi tersebut, jajaran pendiri Partai Nasdem pun akan gelar jumpa pers di Rumah Makan Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta, Minggu siang (10/11).

Informasi yang dihimpun di lokasi, salah satu pendiri yang akan berbicara adalah tokoh senior Nasdem, Rio Capella. Rio merupakan ketum pertama Nasdem dan setelah pucuk pimpinan diambil Surya Paloh, Rio menjabat sebagai sekjen partai.

Namun kiprahnya di partai yang mengusung semangat restorasi itu berakhir setelah dirinya menjadi tersangka KPK. Rio dipenjara setelah terbukti menerima hadiah dari mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istrinya, Evy Susanti, untuk mengamankan kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial di Kejaksaan Agung.

Jumpa pers Rio Capella sedianya akan dimulai pada pukul 11.00. Dalam undangan yang diterima redaksi, disebutkan bahwa pendiri Partai Nasdem akan menyampaikan pandangannya terkait masalah terkini Partai Nasdem, pelaksanaan Kongres II dan koalisi Jokowi-Maruf.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya