Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Ternyata Jokowi Pemberian Orang Prancis

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 | 08:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Joko Widodo mengungkap bahwa panggilan Jokowi melekat pada dirinya bukan sejak kecil. Melainkan pemberian dari sahabatnya di Perancis.

“Nama panggilan ini melekat bukanlah dari saya kecil, tapi semenjak mengenal Bernard Chene. Dia kawan saya. orang Prancis,” ujar Jokowi dalam akun Twitternya, Minggu (10/11).

Bernard Chene sebagai pencetus nama Jokowi menguraikan bahwa panggilan itu sebenarnya berawal dari kebiasaan orang Prancis yang terbiasa memiliki nama panggilan singkat.


“Dan nama Joko Widodo terlalu panjang buat saya. Kemudian saya tanya beliau. Kalau tidak keberatan, boleh saya panggil Jokowi saja? Dan begitulah awal ceritanya,” urai Chene dalam sebuah video yang diunggah Jokowi.

Chene tidak mengira nama pemberiannya itu bakal sepopuler saat ini. Dia pun mengaku senang karena turut andil mencipta nama panggilan bagi presiden Indonesia.

“Nama ini awalnya hanya di antara saya dan dia. Ya mungkin sedikit senang sih karena kan saya yang membuatnya. Bagus,” sambungnya.

Dalam video itu, Chene juga diminta untuk memberi tiga penilaian pada Jokowi. Hasilnya, Chene menyebut Jokowi sebagai sosok yang bisa diandalkan, dapat dipercaya, dan pandai.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya