Berita

Ketum Nasdem Surya Paloh ke PKS/RMOL

Politik

Kemesraan Nasdem Dengan Oposisi Cuma Untuk Kekuasaan

SABTU, 09 NOVEMBER 2019 | 01:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Nasdem terlihat semakin mesra dengan partai oposisi yakni PKS dan PAN. Mesranya Nasdem diduga karena Surya Paloh cs sedang melakukan tawar menawar politik untuk mendapatkan kekuasaan.

Hal ini diungkapkan putra pahlawan bangsa Bung Tomo, Bambang Sulistomo usai menjadi pembicara dalam acara diskusi yang digelar Forum Jurnalis Merah Putih, di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/11).

“Dalam politik dua kaki itu biasa ya, yang penting mereka bargaining,” ungkap Bambang.


Bargaining Nasdem dengan pihak lawan dinilai untuk dapat mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 mendatang lantaran Jokowi sudah tidak lagi maju dalam kontestasi pilpres selanjutnya.

Namun, Bambang melihat tidak hanya itu, ada bargaining politik lain yang mendorong Nasdem untuk merangkul oposisi.

"Bargaining bukan hanya untuk 2024, bargaining setiap waktu untuk kepentingan politiknya. Kan bisik-bisikan 'eh nanti kita rangkul-rangkulan yuk' bisa aja atau 'kita pura-pura berkelahi yuk' bisa aja, seperti itu untuk bargaining,”  paparnya.

Dia menegaskan bargaining Nasdem saat situasi usai Pilpres ini tak lain untuk merebut kekuasaan kembali setelah hampir ditekan Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

"Partai politik untuk apa sih? Apa? Kekuasaan. Semua bargaining untuk tujuan kekuasaan kalau tujuan bargaining untuk kesejahteraan rakyat enggak masalah, kita happy aja. Saya happy-happy aja tuh lihat Pak Jokowi kritik Nasdem begitu, itu enggak masalah, itu saing merangkul yang penting ada etika dan moral politik," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya