Berita

Gubernur Kalten, Sugianto Sabran saat emosi di Stadion Tuah Pahoe/Repro

Sepak Bola

Liga 1 2019

Lempar Botol Di Dalam Stadion, Gubernur Kalteng Cuma Dapat Teguran Keras Komdis PSSI

JUMAT, 08 NOVEMBER 2019 | 13:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ulah buruk Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran berujung sanksi dari Komisi Disiplin PSSI. Sayang, sanksi yang didapat Sugianto rasanya tidak akan memberi efek jera.

Sosok Sugianto Sabran menjadi viral usai videonya saat emosi dan melempar botol dari tribun penonton Stadion Tuah Pahoe beredar di dunia maya. Sugianto bahkan diketahui terlibat cekcok dengan Kapolres Palangkaraya yang meminta dirinya untuk tidak melempar botol ke lapangan.

Aksi buruk sang Gubernur terjadi saat tuan rumah Kalteng Putra kalah 0-2 dari Persib Bandung, Jumat (1/11) lalu. Setelah melalui sidang Komdis, Sugianto pun mendapat sanksi berupa teguran keras dari Komdis PSSI.


"Hasil sidang, Komite Disiplin telah memutuskan sanksi teguran keras kepada Sugianto Sabran, yang kebetulan merupakan Kepala Daerah Kalimantan Tengah atas tindakan pelemparan botol ke dalam lapangan saat menyaksikan pertandingan Shopee Liga 1 antara Kalteng Putra versus Persib Bandung, 1 November lalu," demikian pernyataan PSSI yang dilansir laman resmi mereka.

Gubernur Kalteng itu dinilai telah melanggar pasal 55 junto pasal 8, junto pasal 12 Kode Disiplin PSSI dengan sanksi berupa teguran keras. Namun, jika nantinya dia melakukan kesalahan yang sama, maka sanksi yang lebih berat akan dijatuhkan.

Pihak Kalteng Putra juga tak lepas dari sanksi Komdis PSSI. Klub dan Panpel Kalteng Putra mendapat sanski berupa denda Rp 50 juta dan Rp 20 juta.  

Selain itu, pemain Kalteng Putra, Patrich Steve Wanggai juga mendapat hukuman. Dia dihukum larangan bermain dalam 2 pertandingan dan denda Rp 10 juta. Hukuman ini diberikan kepada Wanggai karena sengaja menendang pemain lawan di laga melawan Persib.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya