Berita

Timnas U-19 pantang anggap remeh Hong Kong/PSSI

Sepak Bola

Jelang Melawan Hong Kong, Timnas U-19 Waspadai Kejutan Lawan

JUMAT, 08 NOVEMBER 2019 | 13:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kemenangan 3-1 atas Timor Leste jadi modal penting bagi Timnas U-19 dalam menghadapi Hong Kong, di Stadion Madya Senayan, Jumat malam (8/11) ini. Pasalnya, tim dari negara yang sedang porak poranda oleh aksi demonstrasi itu berpotensi memberi kejutan.

Pada laga pertama di Kualifikasi Piala Asia U-19 tersebut, secara mengejutkan Hong Kong mampu menahan imbang Korea Utara dengan skor 1-1. Padahal Korea Utara adalah tim unggulan di Grup K.

Ini menjadi sinyal bahwa Hong Kong memang punya potensi mengejutkan dalam laga nanti malam. Indonesia pun sudah mewaspadai potensi yang dimiliki Hong Kong.


"Kami persiapan untuk menghadapi laga berikutnya melawan Hong Kong, kebetulan juga, saya dan staf pelatih kemarin melihat mereka berlaga melawan Korea Utara. Saya menilai calon lawan kami berikutnya itu punya kejutan dalam permainannya," ucap pelatih Timnas U-19, Fakhri Husaini, di laman resmi PSSI.

"Itu yang tim ini harus waspadai. Mereka mencetak gol lebih dahulu ke gawang tim unggulan. Meski akhirnya laga berakhir imbang 1-1. Kami telah menyiapkan strategi untuk mengatasi permainan Hong Kong,” imbuh Fakhri.

Salah satu yang banyak dibenahi Fakhri adalah soal penyelesaian akhir. Maklum, saat melawan Timor Leste, Rabu (7/11) lalu, David Maulana dan kolega kerap melewatkan peluang yang sudah ada di depan matan.

“Penyelesaian akhir memang masalah tim, kami telah evaluasi hal itu. Saya juga meminta pemain untuk bisa mengatasi serta menguatkan mental mereka. Semoga kami bisa memperbaiki itu di laga melawan Hong Kong,” lanjut Fakhri.

Indonesia saat ini menduduki puncak klasemen Grup K berkat kemenangan atas Timor Leste. Laga melawan Hong Kong akan dilangsungkan pada pukul 19.00 WIB. Sebelumnya, digelar laga antara Korea Utara melawan Timor Leste.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya