Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Figur Dewas KPK Menurut Kader PDIP

JUMAT, 08 NOVEMBER 2019 | 04:29 WIB

Dalam revisi UU KPK disebutkan bahwa Dewan Pengawas berjumlah 5 orang yang dibantu oleh Organ Pelaksana Pengawas.

Figur Dewas KPK bisa dianggap melemahkan KPK jika orang-orangnya tidak kredibel. Maka dari itu Presiden diharapkan mencari figur-figur yang tepat dan kredibel.

Pandangan itu disampaikan Anggota Komisi III DPR RI, Fraksi PDIP, Trimedya Panjaitan saat Diskusi yang digelar koordinator wartawan parlemen bekerjasama dengan Biro Pemberitaan Parlemen DPR RI ini mengangkat tema “Mengintip Figur Dewasa KPK”.


Bersama Mantan Ketua KPK Antasari Azhar dan Mantan Wakil Ketua Komisi Yudisial, Abbas Said tampil sebagai pembicara dalam diskusi Dialektika demokrasi di Gedung Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (7/11).

Menurut Trimedya, orang-orang yang ada di Dewas juga harus variatif dan bisa mengayomi semua unsur yang ada di KPK. "Dalam pembentukan Dewas, kita harus lebih variatif, Dewas bisa diisi oleh orang akademisi, tokoh masyarakat dengan tidak harus berlatar belakang hukum, dan juga bisa diisi oleh wartawan, karena mereka tidak terlalu terlibat dengan perkara," kata Trimedia.

Mantan Ketua Komisi Yudisial, Abbas Said berpendpaat bahwa tidak perlu takut dengan Dewas, dan yang paling penting bukan banyaknya orang yang sudah di tangkap, melainkan pencegahan.

Diharapkan semoga Dewas yang akan dipilih oleh Jokowi bisa mengemban amanat dan menjalankan tugasnya dengan benar. Sarah Anggita

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya