Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Mabuk Berat, Seorang Pramuria Bakar Rumah Karaoke Dan Puluhan Rumah

JUMAT, 08 NOVEMBER 2019 | 01:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Seorang wanita yang bekerja sebagai pramuria di sebuah tempat karoke berinisial M harus berurusan dengan aparat kepolisian di distrik Bayau Biru, Kabupaten Paniai, Papua lantaran mabuk berat hingga membakar sedikitnya 51 bangunan kios, Kamis dini hari (7/11).

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kantor Berita Politik RMOL, tidak hanya kios tapi juga satu pos polisi juga ikut terbakar. Kebakaran tersebut diduga akibat ulah M yang mabuk berat menuangkan bensin ke dalam genset sebuah kios.

Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal melalui siaran persnya menyampaikan, peristiwa terjadi pada pukul 01.35 WIT di sebuah tempat karoke tempat M bekerja.


“Dia diduga dalam pengaruh minuman keras hingga membakar tempat karaoke yang merembet ke puluhan bangunan di sekitarnya,” papar AM Kamal, Kamis sore (7/11).

Kamal menerangkan kala itu M dalam pengaruh minuma keras menuangkan bensin ke dalam sebuah gelas dan dimasukkan ke dalam genset. M mengatakan ingin membakar rumah karaoke tempat dirinya bekerja.

“Tersangka mengatakan kalau dia ingin bikin api untuk bakar rumah karaoke tempat tersangka bekerja dan ada saksi yang menegur tapi dihiraukannya,” tambah Kamal.

Puluhan bangunan kios yang bermaterial triplek dan kayu itu tersebut akhirnya ludes terbakar akibat ulah M. Api merambat dengan cepat hingga membakar satu pos polisi di dekatnya.

Akibat ulahnya tersebut M dibawa oleh aparat kepolisian ke Polres Nabire untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku sudah kami amankan di Polres Nabire,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya