Berita

Menteri Pertahanan Kolombia Guillermo Botero/Reuters

Dunia

Pembunuhan Di Luar Hukum Meningkat, Menhan Kolombia Mundur

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 | 08:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Pertahanan Kolombia Guillermo Botero akan segera mengundurkan diri dari jabatannya di tengah tekanan politik yang meningkat atas dugaan pembunuhan di luar hukum yang terjadi.
Bukan hanya itu, pengunduran dirinya dilakukan karena ada ancaman bahwa Kongres dapat memaksanya keluar jika dia tidak mengundurkan diri.
Botero yang merupakan seorang pengusaha berusia 71 tahun diketahui terpukul oleh skandal berulang. Skandal terbaru muncul pekan ini ketika seorang senator menuduhnya menyembunyikan informasi bahwa anak-anak terbunuh dalam serangan bom baru-baru ini yang ditujukan pada anggota pemberontak dari pemberontak Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) yang sekarang sedang dimobilisasi.

Botero membantah tuduhan itu dan mengatakan bahwa operasi itu sah. Sedangkan militer tidak menyadari ada anak di bawah umur di kamp tersebut.


Dalam insiden itu, diyakni delapan anak telah meninggal dunia.

"Adalah tugas saya sebagai menteri pertahanan untuk membaca dengan tepat tentang iklim politik, itulah sebabnya saya memutuskan untuk mengajukan pengunduran diri saya," kata Botero dalam surat yang diunggah di Twitter (Rabu, 6/11).

Dikabarkan Reuters, para penentangnya mengatakan Botero tidak layak duduk di kursi menteri pertahanan karena di masa jabatannya ada dugaan pembunuhan dua mantan kombatan FARC di tangan militer dan peningkatan pelanggaran hak asasi manusia di lapangan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya