Berita

Inayah Wahid/Net

Politik

KABINET INDONESIA MAJU

Jokowi Pertimbangkan Wamendikbud, Ini Nama-nama Yang Pas Bersanding Dengan Nadiem Makarim

RABU, 06 NOVEMBER 2019 | 10:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo mempertimbangkan akan menunjuk Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) mendampingi Mendikbud Nadiem Makarim. Banyak kalangan yang memberikan nama-nama yang pas untuk pendamping bos Gojek tersebut.

Analis politik dari lembaga survei Kedai Kopi Hendri Satrio mengatakan, Wamendikbud untuk Nadiem sebaiknya diisi juga orang muda namun memiliki pengalaman di bidang pendidikan dan kebudayaan.

"Semangat muda ini penting dipertahankan di Kemendikbud agar akselerasi programnya selain baru juga bisa lebih mengena kepada khalayak yang dituju," ujar Hendri kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (6/11).


Dia menambahkan nama-nama yang bisa ditunjuk tidak perlu mendikotomi parpol atau profesional. Menurutnya, di parpol banyak orang muda yang memiliki misi pendidikan yang baik.

Hendri menyarankan kepada Jokowi beberapa nama untuk menjadi pendamping Nadiem seperti kader PDIP Budiman Sudjatmiko yang juga pendiri perkumpulan innovator 4.0.

"Jaringan desa yang dimiliki Budiman akan membantu percepatan program pendidikan dan kebudayaan Nadiem," ungkapnya.

Selain itu, ada profesor muda yang juga gurubesar FEB Universitas Indonesia, Firmanzah juga patut dipertimbangkan.

"Beliau menjadi gurubesar saat usianya masih 33 tahun dan saat ini masih berusia 40-an tahun," sebut Hendri.

Inayah Wahid, putri termuda Presiden keempar RI Gus Dur bisa dipertimbangkan. Inayah sangat dekat dengan dunia seni budaya.

"Bukan hanya tiga nama itu. Kader PKB Faisol Reza atau kader Partai Nasdem Martin Manurung juga cakap untuk dipertimbangkan," ucap Hendri menambahkan.

"Bahkan, selain nama-nama tadi akan sangat baik bila Presiden juga mempertimbangkan para Dirjen yang saat ini menjabat di Kemendikbud untuk mengisi posisi Wamendikbud," demikian Hendri.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya