Berita

Protes di Hong Kong/Net

Dunia

China Tegas Akan Sempurnakan Sistem Pemilihan Di Hong Kong

RABU, 06 NOVEMBER 2019 | 08:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Partai Komunis China memastikan bahwa mereka akan menyempurnakan sistem untuk memilih pemimpin Hong Kong. Hal itu ditegaskan setelah berbulan-bulan gelombang protes anti-pemerintah terjadi di jalanan Hong Kong.

Pernyataan itu sekaligus menjadi semacam penegasan akan peran besar China pada sistem pemerintahan di Hong Kong.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Selasa (5/11), Partai Komunis mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung wilayah administrasi khusus Hong Kong, yang kembali ke China pada tahun 1997, dan tidak mentolerir perilaku separatis di wilayah itu maupun Makau.


Ketika pernyataan tersebut dirilis oleh kantor berita Xinhua, pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengatakan dia telah mengadakan pertemuan singkat dengan Presiden Cina Xi Jinping di Shanghai.

"Dia (Xi) menyatakan perhatian dan kepeduliannya terhadap Hong Kong, terutama mengingat gangguan sosial yang telah kita lihat dalam lima bulan terakhir dan dia menyatakan dukungan untuk berbagai tindakan yang diambil oleh pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong," ujarnya seperti dimuat .

Merujuk pada dasar kesepakatan tahun 1997 di mana Hong Kong kembali ke pemerintahan Tiongkok, Lam mengatakan bahwa sistem satu negara dua sistem akan tetap dilanjutkan di Hong Kong.

Gelombang protes yang terjadi di Hong Kong sejak beberapa bulan yang lalu diketahui dikompori oleh kemarahan warga atas campur tangan China d Hong Kong yang begitu kuat.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Wall Street Menguat Ditopang Kebangkitan Saham Teknologi

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:11

Pemerintah Pastikan Beras Nasional Pasok Kebutuhan Jamaah Haji 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:07

KPK Akan Panggil Lasarus dan Belasan Anggota Komisi V DPR Terkait Kasus Suap DJKA

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:49

Harga Emas Dunia Melejit, Investor Antisipasi Kebijakan The Fed 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:36

Menhaj Luncurkan Program Beras Haji Nusantara

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:18

Raja Charles Siap Dukung Penyelidikan Polisi soal Hubungan Andrew dan Epstein

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:15

Prabowo Paham Cara Menangani Kritik

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:09

Saham UniCredit Melejit, Bursa Eropa Rebound ke Level Tertinggi

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:00

Suara Sumbang Ormas

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:57

Dirut BPR Bank Salatiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:40

Selengkapnya