Berita

Ketua YLBHI Jakarta, Asfinawati/Net

Politik

Di Mata YLBHI, Jokowi Sedang Mengulang Masa Orde Baru

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 | 14:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo dengan tegas menyatakan tidak akan menerbitkan Perppu terhadap UU 19/2019 tentang perubahan UU 30/2002 tentang KPK.

Jokowi beralasan, Perppu tidak diterbitkan untuk menghargai proses uji materi di Mahkamah Konstitusi (MK) yang tengah berlangsung.

Soal kabar tersebut, Ketua YLBHI Jakarta, Asfinawati mengaku tidak heran akan pernyataan dari Jokowi.


"Apa yang diungkapkan oleh Jokowi ini tidak mengherankan kita semua sebetulnya. Ada beberapa tanda-tanda sebetulnya, bahwa pertama sejak awal tidak mungkin ada surat presiden (surpres) tanpa persetujuan presiden," ujar Asfin di kantor ICW, Kalibata, Jakarta, Minggu (3/11).

Asfin menyebut Presiden Jokowi sudah turut bersekongkol dengan partai politik di parlemen sejak awal proses revisi berlangsung. Walaupun, alasan revisi untuk menguatkan pemberantasan korupsi.

"Kita harus melihat revisi UU KPK bukan hanya di level pemberantasan korupsi saja. Tapi pemberantasan korupsi harus kita lihat di dalam politik nasional yang lebih luas," jelasnya.

Lebih dari itu, Asfin menyebut tidak terbitnya perppu sama saja Jokowi ingin mengulang era orde baru. Di mana, peraturan dikontrol penuh kepala negara.

“Kalau kita kaitkan dengan beberapa UU yang merepresi rakyat, maka sebetulnya ini adalah perulangan yang terjadi sebelum 1998 atau Orba," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya