Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi: Pemakaran Di Tanah Papua Merupakan Aspirasi Bukan Tawaran

SABTU, 02 NOVEMBER 2019 | 06:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo mengatakan rencana pemekaran wilayah di Papua dan Papua Barat merupakan aspirasi yang disampaikan oleh para tokoh Papua saat bertemu dengannya beberapa waktu lalu.

Dalam hal ini, pemerintah berada pada posisi mendengarkan aspirasi yang disampaikan tersebut.

"Itu aspirasi dari bawah yang saya temui waktu dialog. Keinginan-keinginan mereka, keinginan beliau-beliau, tokoh-tokoh yang ada di pegunungan tengah. Saya itu pada posisi mendengar, bukan saya yang menawarkan atau memerintahkan," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1/11).


Aspirasi pemekaran wilayah tersebut disampaikan kepada Presiden saat bertemu dengan 61 tokoh Papua di Istana Negara, Jakarta, pada 10 September 2019. Saat itu, Presiden menuturkan bahwa usulan tersebut mesti dikaji terlebih dahulu. Sebab, pemekaran wilayah diatur dalam undang-undang.

Aspirasi tersebut juga kembali dibicarakan saat berdialog dengan perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat Papua di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, pada 28 Oktober 2019, dalam kunjungan kerja Presiden ke Bumi Cenderawasih tersebut.

Saat itu, Kepala Negara menjelaskan bahwa sebetulnya pemekaran wilayah di seluruh Indonesia sedang berada dalam masa moratorium atau penangguhan. Hal tersebut dikarenakan banyaknya usulan pemekaran, baik provinsi maupun kabupaten/kota yang disampaikan kepadanya.

"Apa yang baik untuk negara ya akan saya putuskan. Saya baru menyampaikan akan saya tindaklanjuti dengan kajian-kajian," demikian Presiden Jokowi.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya