Berita

Unjuk rasa di Hong Kong dengan tema Halloween/CNA

Dunia

Rayakan Halloween Dengan Aksi Protes, Pengunjuk Rasa Hong Kong Dibalas Gas Air Mata

JUMAT, 01 NOVEMBER 2019 | 06:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengunjuk rasa anti-pemerintah di Hong Kong kembali turun ke jalan pada Kamis malam (31/10). Kali ini mereka melakukan sesuatu yang berbeda, yakni berunjuk rasa dengan mengenakan topeng Halloween.

Mereka meneriakkan "Kembalikan Halloween" di tengah aksi protes yang berujung bentrok tersebut. Polisi Hong Kong mulanya menggunakan perisai mereka untuk mendorong kerumunan massa bergerak maju di jalanan dekat distrik elit Lan Kwai Fong.

Namun ketika massa merangsek maju, polisi pun menembakkan gas air mata kepada para pengunjuk rasa yang mengenakan topeng Halloween untuk membubarkan mereka.


Di antara para pengunjuk rasa ada yang mengenkan topeng hitam topeng ala Guy Fawkes yang dipopulerkan oleh peretas anti-kemapanan, dan tidak jarang yang mengenakan riasan bak Joker.

Bukan hanya itu, seperti dikabarkan Channel News Asia, ada beberapa lainya yang satu berpakaian seperti pemimpin Hong Kong Carrie Lam, namun dengan kerah anjing dan tali kekang.

Gelombang protes yang terjadi sejak lima bulan terakhir itu mendesak pemerintah China untuk melepaskan cengkraman darir demokrasi Hong Kong. Hal ini diawali dengan protes akan rencana pemerintah Hong Kong untuk mengdopsi RUU ekstradisi yang memungkinkan tahanan Hong Kong untuk diadili di China.

Meski RUU itu sudah resmi dihapus oleh pemerintah Hong Kong, namun gelombang protes tidak kunjung padam dan justru semakin membesar dengan tuntutan yang lebih besar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya