Berita

Sampah Plastik/Net

Politik

Pengurangan Sampah Plastik Butuh Peran Aktif Masyarakat

KAMIS, 31 OKTOBER 2019 | 19:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah Indonesia berkomitmen menanggulangi sampah plastik yang saat ini masuk dalam kondisi memprihatinkan. Pasalnya, Indonesia merupakan penyumbang sampah plastik terbanyak di dunia.

Plt Sesko Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Agung Kuswandono menyampaikan, penanganan sampah plastik harus dilakukan secara komprehensif, mulai dari pengangkutan sampah ke tempat pembuangan akhir serta pengolahan dengan menggunakan teknologi river clean up system (RCS).

“Saya berharap upaya ini dapat memberikan hasil yang baik, diperluas penerapannya, dan bisa diciptakan di Indonesia melalui kerja sama antara pemerintah atau stakeholder juga masyarakat dan komunitas,” tambahnya.


Intervensi teknologi canggih untuk penanganan sampah plastik di laut tak dapat terealisasi maksimal, lanjut Agung, tanpa adanya peran aktif masyarakat dan industri.

“Peran aktif masyarakat, mitra industri sangat penting dalam menggalakkan penanggulangan masalah sampah, melalui intervensi media, kampanye, maupun peningkatan kesadaran perilaku berwawasan lingkungan,” paparnya.

“Mindset peduli lingkungan dan cinta laut perlu ditanamkan sejak pendidikan usia dini,” tambahnya.

Pihaknya berharap Pemda sebagai ujung tombak pengelolaan sampah mampu berinovasi dan berkreasi mencari solusi kreatif. Selain itu juga diperlukan keberanian membuat kebijakan yang berpihak kepada lingkungan.

“Saya yakin upaya serius dalam restorasi sungai, termasuk pembersihan sampah plastik sungai menjadi penting bagi penyelamatan laut dan ekosistemnya,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya