Berita

Wakil Sekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah/RMOL

Politik

Nasdem Sowan Ke PKS, PDI Perjuangan Tak Ambil Pusing

RABU, 30 OKTOBER 2019 | 18:02 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Nasdem dianggap sebagai duri dalam daging di tubuh partai koalisi Jokowi-Maruf Amin.

Pasalnya, secara terang-terangan Nasdem siap menjadi oposisi di pemerintahan dan juga menggandeng PKS dalam Pilkada 2020 dan menentukan nama calon presiden di 2024.

Menyikapi istilah duri dalam daging yang disematkan kepada Nasdem, Wakil Sekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah kurang sepakat dengan kata tersebut.


Menurutnya, setiap parpol di koalisi pemerintahan sangat dinamis dan memiliki pertimbangan politik ke depan.

“Enggak itu, saya kira koalisi partai pendukung Pak Jokowi itu adalah koalisi yang dinamis, yang saya kira setiap partai politik punya pertimbangan punya kalkulasi untuk kepentingan parpolnya masing-masing,” kata Basarah di kantor Center of Dialogue for Cooperation among Civilitation, Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (30/10).

Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada partai politik koalisi untuk menentukan pilihannya dan menghormati setiap langkah yang diambil untuk kepentingan partai yang dinaunginya.

“Saya kira itu kita kembalikan kepada parpol yang bergabung dalam koalisi. Prinsipnya kami menghormati apapun langkah keputusan dan kegiatan yang diambil setiap pimpinan partai termasuk parpol yang bergabung di dalam koalisi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh sore ini, Rabu (30/10) mengunjungi ke DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Surya Paloh datang dengan didampingi kadernya. Kedatangan Nasdem disambut hangat oleh para elite politik PKS seperti Ketua Majelis Syuro Salim Assegaf hingga Hidayat Nurwahid.

Pertemuan ini diketahui untuk menjalin koalisi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 maupun Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Bahkan, pertemuan ini juga akan membahas nama-nama calon presiden pada Pilpres 2024.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya