Berita

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan di acara Center of Dialog for Cooperation among Civilization (CDCC) /RMOL

Politik

Prabowo Masuk Pemerintahan, Zulhas: Indonesia Itu Politik Gotong Royong

RABU, 30 OKTOBER 2019 | 17:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dipilihnya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan menjadi tanda pihak oposisi dapat bergabung ke pemerintahan. Padahal, sebelumnya Prabowo dan Joko Widodo (Jokowi) bertarung memperebutkan kursi presiden.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan, saat ini sudah tidak ada lagi wacana mengenai oposisi dan koalisi. Melainkan bersatu untuk membangun Indonesia lebih baik.

“Aslinya kita Indonesia itu gotong royong pancasila. Itu kalau dijadikan satu kalimat gotong royong kebersamaan, jadi aslinya itu tidak bisa menang-menangan gitu ya, kebersamaan,” ungkap Zulhas di acara Center of Dialog for Cooperation among Civilization (CDCC)  Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (30/10).


Zulhas menambahkan, dengan adanya Prabowo Subianto di pemerintahan merupakan kabar baik bagi perpolitikan Indonesia. Dia juga berharap Jokowi sukses menjalankan program pemerintahaan dengan modal kebersamaan tanpa adanya oposisi dan koalisi.

“Sekarang jadi ada Pak Prabowo di situ bergabung, saya juga mendoakan agar Pak Jokowi sukses menjalankan pemerintahan, di MPR juga semua ada, seluruh partai politik ada di situ, kebersaaman ada,” paparnya.

Dia menerangkan saat ini Indonesia menghadapi tantangan besar baik dari dalam maupun luar negeri sehingga tak perlu lagi adanya perpecahan dengan adanya istilah koalisi dan oposisi di pemerintahan.

“Dan kita saat ini kita menghadapi tantangan besar dalam negeri. Ada Wamena, Ambon. Belum persaingan internasional, kita bersatu bahu membahu membangun Indonesia,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya