Berita

Prabowo dan Ryamizard/Net

Politik

Eka Gumilar: Prabowo Jabat Menhan, Ryamizard Jadi Capres 2024?

SABTU, 26 OKTOBER 2019 | 16:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sudah resmi menjabat Menteri Pertahanan pada Kabinet Indonesia Maju. Prabowo menggantikan Ryamizard Riyacudu setelah ditunjuk Presiden Joko Widodo.

Ketua Umum Rekonsiliasi Masyarakat Indonesia (Rekat Indonesia) Eka Gumilar menyambut positif Prabowo menjabat Menhan. Menurutnya, jabatan yang disandang Prabowo karena hak proregatif Presiden.

"Pergantian Menhan dari Ryamizard kepada Prabowo adalah hak prerogratif Presiden, dan hal yang wajar. Presiden pasti punya perhitungan dan pertimbangan sendiri. Saya kira rekonsiliasi adalah salah satu alasannya," kata Eka dalam keterangnya, Sabtu (26/10).


Jelas dia, Prabowo dan Ryamizard merupakan sahabat karena kedua tokoh nasional ini berlatar belakang sama, yaitu militer. Keduanya pasti saling mendukung satu sama lain.

Eka kemudian menilai bahwa Prabowo merupakan sosok rendah hati. Kendati pernah menjadi calon presiden, Prabowo tak masalah menjadi Menhan karena memiliki pemikiran besar untuk kepentingan bangsa dan negara.

"Pak Prabowo itu capres, tapi mau rendah hati menjadi menhan demi bangsa. Nah, Pak Ryamizard mantan menhan, bisa jadi justru jadi capres 2024 kan? Di politik semua bisa terjadi," ucap dia.

Eka menambahkan dirinya kerap diberi nasehat oleh Ryamizard. Ryamizard akan terus mengabdi untuk bangsa dan negara. Namun demikian, dia tidak suka melakukan manuver politik untuk kekuasaan.

"Dalam suatu kesempatan beliau sampaikan kepada saya bahwa hidup beliau ini sudah dihibahkan untuk bangsa. Beliau tidak anti politik tapi tidak terlalu suka bermanuver politik, karena hidup itu harus terus menambah kawan dan saudara, jangan hari ini kawan besok masa jadi lawan? Jangan halalkan semua acara hanya untuk berkuasa," tutur Eka.

Lebih lanjut, Eka menambahkan bahwa sumbangsih dan kontribusi Ryamizard selalu mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan, khususnya para tokoh mulai dari Aceh sampai Papua, yang tergabung dalam Forum Rekat Indonesia.

"Para tokoh-tokoh yang selama ini aktif di Forum Rekat Indonesia semua mengakui sikap bijak dan kebapakan beliau yang selalu merangkul semua golongan," tambah Eka.

Eka kemudian menyampaikan testimoni terkait sosok Ryamizard. Berikut testimoni Eka terkait sosok Ryzamizard dimata para tokoh lintas agama budaya dan adat.

Pertama, Ryamizard mampu mengayomi dan mempersatukan semua elemen bangsa. Berpikir lurus dan tulus adalah ciri khas pemimpin berjiwa raja, rindu memberi pada bangsanya dan tidak meminta. Kedua, Ryamizard anti pencitraan dan tidak terlalu bermanuver politik. Dia selalu tampil apa adanya, berbicara lugas dan tetap berwibawa. Ketiga, Ryamizard selalu menyerukan nasionalisme dan persatuan Indonesia.

Keempat, Ryamizard dibesarkan dari lingkungan keluarga tentara yang memegang disiplin dan sumpah sapta marga. Jendral yang masih masih harum namanya dekat dengan rakyat dan prajurit. Kelima, memiliki kasih dan cinta yang tulus pada rakyat Indonesia, berbaca dari sikap dan pemikirannya yang tidak pernah macam-macam.

Keenam, Ryamizard kader PDIP yang memiliki kedekatan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sejak kecil dan dekat dengan para tokoh politik lintas partai, lintas agama dan adat. Ketujuh, beliau tidak memiliki ambisi menjadi Presiden, tapi bangsa ini membutuhkan pemimpin yan berjiwa seperti dia, tidak ambisius tapi memiliki cinta kasih pada rakyat.

Eka sendiri adalah kader DPP Partai Gerindra. Eka kerap mengkritik kebijakan partainya. Namun demikian, Eka mengaku bukan tidak menghormati Prabowo.

"Saya menghormati Pak Prabowo, walau saya sering membuat otokritik, kerena saya ingin Gerindra tidak terkesan anti kritik pada ketumnya, apalagi saya ikut berjuang di BPN dan membentuk partai emak emak, dan Relawan Praga," jelas dia.

"Saya menilai dengan beliau bersedia jadi Menhan beliau siap ambil resiko, tidak boleh gagal mewujudkan visi-misi Presiden. Karena ketika gagal bisa berdampak juga pada partai yang dipimpinnya. Kita harus support dan doakan agar Pak Prabowo bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya," tutup Eka menambahkan.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya