Berita

Agus Rahardjo/RMOL

Hukum

Ketua KPK: Semoga Kabinet Indonesia Maju Bisa Lebih Cepat Dan Baik

SABTU, 26 OKTOBER 2019 | 14:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Kabinet Indonesia Maju diharapkan dapat mewujudkan reformasi bikrokrasi dengan sebaik-baiknya untuk lima tahun ke depan.

Begitu kata Ketua KPK Agus Rahardjo kepada wartawan di kawasan Caldera, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (26/10).

"Saya sangat menginginkan reformasi birokrasi yang menjadi urat nadinya pemerintah dapat berjalan lebih cepat. Dan semoga segera terwujud dengan baik," kata Agus.


Selain itu, Agus juga menekankan para menteri agar memiliki semangat memberantas korupsi dalam sistem birokrasi.

"Kabinet yang baru untuk Indonesia Maju ya, saya juga berharap banyak sama dengan rakyat Indonesia semoga dalam waktu yang tak terlalu lama, kabinet ini bisa membuktikan bekerja lebih cepat, lebih baik," tuturnya.

Lebih lanjut, Agus mengajak semua pihak untuk memberikan kesempatan khususnya bagi para menteri yang baru agar menunjukkan kinerja terbaiknya selama lima tahun mendatang.

"Jadi mari kita beri kesempatan, mari kita beri waktu untuk kemudian kabinet ini menunjukan performen kinerjanya," demikian Agus.

Presiden Jokowi melantik 34 menteri dan pejabat setingkat menteri, Rabu (23/10), lalu melantik 12 wakil menteri, Jumat (25/10).

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya