Berita

Pelepasan personil tambahan atasi Karhutla di OKI/RMOL Sumsel

Nusantara

Pemprov Sumsel Kirim 850 Personel Tambahan Atasi Karhutla Di OKI

SABTU, 26 OKTOBER 2019 | 09:12 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengirimkan 850 personel tambahan untuk penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten OKI. Personel itu merupakan gabungan dari unsur TNI/Polri, BPBD, Basarnas dan Satpol PP.

Apel pemberangkatan personel pada Jumat (25/10), dihadiri Wakil Gubernur Sumsel  Mawardi Yahya, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli.

Menurut Kapolda penambahan personel gabungan ke Kabupaten OKI karena di sana titik hotspot karhutla bertambah.


"Berdasarkan hasil evaluasi, saya bersama Pak Gubernur dan Pak Pangdam setelah mendapat laporan dari Dansatgas, maka siang ini kita bersepakat untuk menambah kekuatan khususnya penangganan Karhutla di Kabupaten OKI," ujar Firli seperti dilansir Kantor Berita RMOLSumsel.

Personel gabungan tersebut akan ditugaskan selama 10 hari. Namun, tugas tersebut bisa diperpanjang atau dipercepat jika hotspotnya turun.
 
"Saya juga berpesan untuk selalul menjaga keselamatan, kekompakan dan soliditas serta sinegritas antara aparat TNI/Polri serta eleman masyarakat sehingga tugas ini berjalan optimal dan lancar," ujar dia.

Sementara itu, Wagub Sumsel Mawardi Yahya menyampaikan, Pemprov siap memfasilitasi pembekalan kepada personel tambahan tersebut.

"Pak Gubernur mengatakan bahwa siap, tanggung jawab dalam menyiapkan bekal-bekal petugas di lapangan," ujar Mawardi usai upacara apel pemberangkatan.

Mawardi mengatakan, penambahan personel ini untuk mengatasi Karhutla karena situasi seperti ini tidak boleh dibiarkan.

"Kita ketahui bersama musim hujan perubahan agak mundur di luar perkiraan. Pak Pangdam dan Pak Kapolda mengambil inisiatif bahwa situasi ini tidak boleh dibiarkan oleh karena itu ditambah personel," ujar dia.

Sementara Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan mengatakan tugas personel gabungan ini adalah tugas yang mulia untuk menyelamatkan masyarakat dari bahaya asap.

"Mari kita bersama-sama melakukan tugas kemanusian yaitu mengatasi Karhutla. Dimana sampai sore inipun kita rasakan betapa bahayanya asap ini kita isap oleh keluarga bahkan anak - anak kita,"tuturnya.

Pangdam berharap agar kerjasama yang sudah baik oleh kawan -kawan dilapangan bahkan di perkuat dengan penambahan personel kurang lebih 850 orang yang terdiri dari 500 Polri, 300 TNI dan 50 aparat lainnya.

"Kondisi lahan adalah lahan gambut, namun kita tidak boleh menyerah. Bekerja dengan baik,  jaga hubungan dengan masyarakat dan komponen lainnya. Dari kebersamaan itulah akan menyelesaikan pekerjaan. Selamat bertugas dan berjuang," tutup Pangdam.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya