Berita

Penemuan situs sejarah/RMOL Jateng

Nusantara

Penemuan Situs Di Demak Diduga Peninggalan Zaman Kerajaan Hindu-Buddha

SABTU, 26 OKTOBER 2019 | 05:37 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebuah penemuan benda sejarah di Demak, Jawa Tengah membuat heboh warga. Pasalnya, sebuah batu berbentuk candi dengan ukiran wajah orang ditemukan di Dukuh Kadilangan, Kebonbatur, Mranggen, Demak.

Diduga, batu yang tertanam di dalam tanah areal pesawahan tersebut, merupakan media yang digunakan sebagai tempat ibadah pada zaman kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha masih berkuasa di tanah Jawa.

Batu ini pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Katmo pada tahun 1980 silam. Namun, dikira hanya sebuah batu biasa, warga pun tidak mempedulikannya.


"Kami kira itu cuma batu biasa. Lha kemarin waktu mencari air, kami gali lagi, ternyata batu itu sangat besar. Kira kira dalamnya 3 meter, dan anehnya ada ukiran bentuk wajah manusia," ujar Muhammad Ihsan, Ketua RT setempat seperti diberitakan RMOL Jateng, Jumat (25/10).

Petugas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, langsung bergerak cepat mengecek keberadaan situs tersebut setelah mendapat informasi dari warga.

Kasie Sejarah dan Cagar Budaya Disdikbud Kabupaten Demak, Sakdiyah Yunaida menduga batu berbentuk candi ini merupakan peninggalan zaman pra-sejarah, di masa kerajaan Hindu-Buddha.

"Kalau di sejarah, kita menyebutnya Yoni atau media ritual orang orang Hindu. Kemungkinan besar, Yonibini dipendam pada saat masuknya agama Islam di Demak. Orang orang Hindu pada jaman dulu tidak mau kalau Yoni ini nantinya digunakan oleh penganut Islam untuk hal hal yang berbau syirik," ujar Yunaida.

Untuk saat ini, situs kuno tersebut masih berada di dalam tanah sedalam 3 meter. Karena  keterbatasan biaya, Situs Kuno tersebut belum dapat diangkat.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya