Berita

Mantan Asisten Operasi Panglima TNI Mayjen (Purn) Supiadin Aries Saputra/Net

Politik

Ketahanan Ideologi Jadi PR Besar Pertahanan Indonesia

JUMAT, 25 OKTOBER 2019 | 23:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ada pekerjaan rumah (PR) besar yang harus diselesaikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan. PR itu adalah membangun ketahanan ideologi nasional.

Mantan Asisten Operasi Panglima TNI Mayjen (Purn) Supiadin Aries Saputra menguraikan bahwa ketahanan ideologi penting dibangun lantaran Indonesia masih di bawah bayang-bayang ancaman radikalisme dan terorisme.

“Jadi PR ke depan harus membangun ketahanan nasional dari bahaya keduanya,” tegas politisi Nasdem itu saat diskusi bertajuk “Menangkal Radikalisme Menjaga Indonesia” di Penang Bistro, Jakarta Pusat, Jumat (25/10).


Dia menilai, tingkat ketahanan nasional dalam meninggikan ideologi Pancasila dan sosial budaya masih berada di level tiga atau sebatas cukup tangguh.

Menteri Prabowo, katanya, harus dapat meningkatkan peringkat tersebut dengan merangkul rakyat untuk bisa terlibat langsung menangkal aksi radikal dan terorisme.

“kita belum sampai level 4 tangguh, apalagi sampai level 5 sangat tangguh. Inilah kerja keras pemerintah dengan seluruh pemerintah daerah dan masyarakat, karena membangun ketahanan nasional harus dimulai dari pribadi,” jelasnya.

Cara tersebut bisa dilakukan dengan menciptakan suasana rukun di lingkungan sekitar. Masyarakat juga harus bisa menjaga lingkungan dari potensi dan bahaya terorisme.

“Kita bangun ketahanan nasional dimulai dari pribadi keluarga kelompok, RT RW, kelurahan, desa sampai Nasional. Bayangkan kalau 260 juta rakyat kita ketahanan ideologinya kuat, enggak mungkin ada terorisme di Indonesia,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya