Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono/Net

Politik

Tim Ekonomi Jangan Cuma Bermedsos Ria, Arief Puyuono: Nanti Nyungsep

JUMAT, 25 OKTOBER 2019 | 19:00 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Tim Ekonomi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Maruf Amin tidak boleh santai-santai. Apalagi hanya bermain media sosial.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono. Menurutnya, tim ekonomi di Kabinet Indonesia Maju terlalu banyak komentar di media sosial. Pasalnya, tantang ekonomi saat ini sangat berat.

"Saya harap tim ekonomi jangan banyak sembarang komentar atau hanya bermedsos  ria ya. Karena tantangan ekonomi yang akan dihadapi sangat berat," ujar Arief lewat keterangan tertulisnya ke Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (25/10).


Arief menambahkan, tantangan ekonomi yang akan dihadapi Indonesia sangat berat, di mana ekonomi global yang sudah memasuki masa krisis. Belum lagi dampak perang dagang dua raksasa ekonomi dunia yang sudah berdampak pada perekonomian Indonesia.

Lebih lanjut Arief mengatakan,  jika tidak disikapi dengan baik, makan semakin banyak ancaman-ancaman yang bisa memperkeruh perekonomian Indonesia.

"Kemudian ancaman inflasi yang tinggi, serta mulai terjadi bedol modal dan investasi dari Indonesia ke luar negeri, persoalan daya beli masyarakat yang menurun draktis, kurs rupiah yang makin meroket , belum lagi ledakan angkatan kerja baru dan PHK besar besaran. Serta hutang negara makin bengkak ," paparnya.

"Bisa-bisa kinerja ekonomi pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin bisa nyungsep alias target pertumbuhan ekonomi hanya akan di bawah 5 persen," tutupnya.


Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya