Berita

Tu Sop/Net

Nusantara

Ulama Aceh Berharap Pilihan Prabowo Jadi Menhan Tepat

KAMIS, 24 OKTOBER 2019 | 22:34 WIB

Partai Gerindra akhirnya memilih bergabung dengan koalisi partai pendukung Presiden Joko Widodo dan mendapatkan jatah Menteri Kelautan dan Perikanan yang dijabat Waketum Gerindra Edhy Prabowo dan Menteri Pertanahan diduduki oleh Ketum Gerindra, Prabowo Subianto.

Tokoh ulama Aceh, Tgk HM Yusuf A Wahab (Tu Sop) memberikan ucapan selamat atas jabatan baru Prabowo sebagai Menhan. Dia berharap jabatan tersebut sesuai dan tepat untuk mantan Danjen Kopassus itu

“Kita harus menyadari bahwa yang namanya politik itu tidak kaku. Yang kedua jangan memvonis melihat di permukaan. Karena itu penuh pertimbangan apalagi yang kita lihat sesuatu dari jauh,” jelas Tu Sop pada Kantor Berita Politik RMOL di Banda Aceh, Kamis (24/10).


Menurutnya, situasi dan kondisi politik sangat cepat berubah. Terlebih, sebagai ketum Partai Gerindra Prabowo harus mendengar seluruh masukan kader untuk mengambil suatu keputusan.

“Terlepas dari kelebihan dan kekurangan, semoga sikap Prabowo adalah kebijakan yang tepat. Dan, kita tetap menjaga silaturahmi dan berharap politik itu tidak menghancurkan siliturahmi antara sesama. Kalau ada keluhan-keluhan kita perbaiki bersama,” ujar Tu Sup yang juga perwakilan ulama Aceh pendukung Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 lalu di Aceh.

Terpisah, hal sama juga diungkapkan mantan Ketua Satgas Sekber Pemenangan Prabowo-Sandi Aceh, Nasrul Sufi. Dia mengaku tetap akan mendukung keputasan Prabowo menjadi salah satu menteri Kabinet Indonesia Maju

“Kita secara keseluruhan ingin berada di luar koalisi. Tapi Prabowo memilih masuk koalisi. Kita tetap dukung Probowo. Mungkin Prabowo punya ide lain dan ada hikmah di balik itu,” ujar Nasrul Sufi

Menurutnya, seluruh LSM dan OKP pendukung Prabowo agak sulit menerima keputusan tersebut karena semua bekerja maksimal dan tanpa dibayar memenangkan Prabowo-Sandi di Aceh.

Namun, karena tidak punya kewenangan melarang sikap politik Prabowo, maka harus menerima keputusan tersebut dengan lapang dada.

“Saya yakin dia adalah negarawan dan semoga amanah dalam mengamankan Indonesia terutama masyarakat Aceh lebih baik lagi dari sektor keamanan,” harapnya. Laporan: Azhari Usman

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya