Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Ryamizard/RMOL

Politik

Ancaman Perang Terbuka Hingga Terorisme, Ini Wejangan Ryamizard ke Menhan Prabowo

KAMIS, 24 OKTOBER 2019 | 20:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendapat wejangan dari pendahulunya, Ryamizard Ryacudu. Menurut Ryamizard, ada beberapa ancaman yang menghantui pertahanan NKRI seperti ancaman perang terbuka.

"Ada ancaman perang terbuka. Kemudian ancaman nyata yang selalu berulang seperti bencana alam, terorisme, pencurian sumber daya alam, cyber, narkoba, wabah penyakit. Ini harus menjadi perhatian," kata Ryamizard saat memberikan sambutannya di Gedung AH Nasution, Kompleks Kemenhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (24/10).

Ryamizard juga mengingatkan Prabowo terkait dengan terorisme dan radikalisme. Bahkan, dia juga meminta Prabowo untuk meningkatkan pencegahan terorisme. Pasalnya, terorisme merupakan salah satu upaya untuk mengubah ideologi pancasila.


"Kemudian masalah radikalisme terutama ISIS dan khilafah, karena sudah mulai masuk ke sekolah. Ini sangat berbahaya, kenapa berbahaya? Karena dia akan mengubah ideologi pancasila," tegasnya.

"Pokoknya sekarang, kami mohon Pak Prabowo agar dilanjutkan dan jangan sampai meningkat lagi perkembangan nya. Nah ini adalah pekerjaan rumah kita Pak Prabowo. Kita setop ini," lanjutnya.

Ryamizard juga berpesan ke Prabowo tentang pengawasan di Laut China Selatan yang saat ini semakin mereda.

"Laut Cina Selatan adalah pekarangan rumah kita bersama, mari kita amankan bersama. Ini adalah kegiatan dari Kemenhan," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya