Berita

M. Taufik/Net

Nusantara

Cawagub DKI Mandek, Gerindra: PKS Yang Agresif Dong, Jangan Duduk-Duduk Aja!

KAMIS, 24 OKTOBER 2019 | 15:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pembahasan kursi wakil gubernur DKI Jakarta seperti jalan di tempat. Jabatan tersebut masih kosong melompong sejak ditinggalkan Sandiaga Uno yang ikut dalam Pilpres 2019 lalu. Pimpinan DPRD DKI berjanji jabatan itu akan segera diisi sebelum akhir tahun ini.

Di satu sisi, Ketua Gerindra DKI Jakarta Mohammad Taufik menyebut perlu ada evaluasi mendalam agar masalah wagub bisa segera selesai. Kajian itu, sambungnya, melingkupi masalah figur yang diajukan Fraksi PKS, Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.

"Apa figurnya yang kurang menarik, kurang dipahami, atau komunikasinya. Jadi dua hal ini yang saya ajak diskusi dengan PKS, " ujarnya saat ditemui di Binakarna Room, Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (24/10).


Wakil ketua DPRD DKI itu turut meminta PKS lebih agresif. Sebab, sekalipun Gerindra dan PKS adalah pengusung Anies-Sandi di Pilkada DKI 2017, PKS merupakan pihak yang mengajukan nama.

"Kita kan sudah tanda tangan. Seharusnya dia yang lebih agresif dari kami. Masak kami yang disuruh agresif. Tidak fair," tegasnya.

Maksud agresif adalah dengan menjalin komunikasi secara intens dengan anggota DPRD lain. PKS harus melancarkan lobi-lobi agar proses pembahasan bisa berjalan lanjar.

“DPRD unsurnya banyak. Ya komunikasi lah dengan semua unsur itu. Kalau duduk-duduk saja ya mana bisa," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya