Berita

Tito Karnavian saat sertijab kemarin/RMOL

Politik

Kerja Jangka Pendek Tito, Ciptakan Stabilitas Politik Dan Pelototi Anggaran Daerah

KAMIS, 24 OKTOBER 2019 | 14:33 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tito Karnavian memiliki rencana taktis jangka pendek setelah resmi ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Dalam apel perdananya di hadapan seluruh jajaran pegawai Kemendagri, Kamis (24/10) di halaman kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Tito menitikberatkan ada dua hal yang akan menjadi fokus kerjanya.

Yang pertama Kemendagri sebagai pembina politik diharapkan bisa menjaga stabilitas politik daerah, sehingga tidak berkembang menjadi gangguan keamanan. Kemudian yang kedua yakni optimalisasi penyerapan anggaran.


“Karena ini sudah menjelang akhir tahun anggaran kita akan sisir saya minta nanti Dirjen terkait untuk menyisir daerah-daerah mana saja yang anggarannya penyerapannya bagus yang kurang masih ada waktu untuk kita dorong tapi bukan berarti diambur-amburkan,” kata Tito dalam sambutannya itu.

Tito mengingatkan, pemerintah daerah dalam menggunakan anggarannya harus benar-benar selaras antara hasil dan serapannya. Percuma, kata Tito, jika penyerapannya ada namun hasilnya tidak berdampak sama sekali kepada masyarakat.

“Pemda yang bisa menggunakan anggaran yang efektif terserap dan real hasilnya itu yang paling bagus tapi kalau diserap hasilnya enggak jelas hati-hati berhadapan dengan hukum, proses hukum,” ujar Tito.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya