Berita

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto/RMOL

Bisnis

Perbaikan Neraca Perdagangan Jadi Poin Jokowi Untuk Dibereskan Airlangga Hartarto

KAMIS, 24 OKTOBER 2019 | 01:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ada pesan penting yang disampaikan Presiden Joko Widodo kepada Airlangga Hartarto untuk menjalankan tugas barunya sebagai Menteri Koordinator Perekonomian.

“Ada beberapa pesan bapak Presiden, yang pertama harus dibuat program untuk mengurangi transaksi neraca berjalan agar tidak defisit,” ungkap Airlangga usai serah terima jabatan di Gedung Kemenko Perekonomia, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (23/10).

Selain itu, Jokowi juga meminta beberapa program sektor riil, termasuk mencari cara agar neraca perdagangan bisa diperbaiki.


“Kita ketahui bersama dua sektor dari segi industri ekspor atau nonmigas kita masih positif, migas defisit. Sehingga langkah apa yang perlu dilakukan agar defisit migas ini bisa dikurangi,” paparnya.

Jokowi juga berharap agar Menko Perekonomian mampu menyelesaikan program subtitusi impor. “Salah satu quick win yang bisa dilakukan antara lain menyelesaikan restrukturisasi TPPI dan mengurangi dengan waktu yang relatif lebih singkat,” tegasnya.

Pihaknya juga menyampaikan langkah untuk mendorong pelaksanaan biofuel B30 tahun depan, serta program untuk mendorong P100 untuk perbaikan sektor migas.

“Selanjutnya tentu impor LPG untuk meningkatkan kapasitas. Jadi kalau bicara meningkatkan kapasitas untuk ekspor, salah satunya itu adalah investasi. Investasi yang didorong adalah kapan B100 bisa didorong, sudah ada beberapa industri mengatakan akan investasi, jadi semua opsi akan kita pelajari,” ucapnya.

“Indusrti yang menciptakan lapangan pekerjaan, bagaimana infrastruktur itu menghubungkan jalur ekonomi, termasuk untuk industri kecil,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya