Berita

Joko Widodo-Maruf Amin/Net

Politik

MUI: Pidato Jokowi Terlalu Material, Tidak Sentuh Karakter Bangsa

RABU, 23 OKTOBER 2019 | 19:22 WIB | LAPORAN: AMAL TAUFIK

Pidato sambutan Presiden Joko Widodo saat pelantikan dinilai terlalu bersifat material. Mantan gubernur DKI Jakarta itu belum menyentuh masalah perbaikan akhlak dan perilaku masyarakat.

Begitu kata Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Didin Hafidhuddin dalam konferensi pers Rapat Pleno ke-44 Dewan Pertimbangan MUI berjudul "Strategi Kebudayaan Umat Islam Pasca Pilpres 2019" di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Rabu (23/10).

Didin menilai ada yang perlu diperhatikan secara lebih oleh Jokowi dalam membangun Indonesia lima tahun mendatang. Khususnya, mengenai perbaikan moral dan karakter masyarakat Indonesia.


“Presiden sama sekali tidak mengaitkan dengan karakter. Tidak mengaitkan dengan moral. Tidak mengaitkan dengan akhlak," ujarnya.

Lebih lanjut, Didin mengingatkan Jokowi bahwa sumber daya manusia secara substansial perlu dilakukan, seperti pembentukan manusia yang beriman, bertaqwa, dan amanah. Dengan demikian, pembangunan Indonesia tidak hanya bersifat material.

"Jangan sampai pembangunan menjadikan Indonesia maju di bidang material,” tutupnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya