Berita

Natalius Pigai/Net

Politik

Klaim Bahlil Wakili Papua Dipertanyakan, Diultimatum 3x24 Jam

SELASA, 22 OKTOBER 2019 | 23:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pengakuan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Bahlil Lahadalia sebagai anak Papua diprotes sejumlah kalangan.

Salah satu yang mempersoalkan pengakuan itu adalah aktivis Papua sekaligus mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai. Ia bahkan mengultimatum Bahlil untuk segera membuktikannya.

"Yang terhormat saudara Bahlil, saya kasih waktu 3 hari untuk membuktikan Anda asli Papua, buktikan bahwa ayah dan ibu serta Anda lahir di Papua," kata Natalius Pigai dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Selasa (22/10).


Menurutnya, jika tak terbukti, pernyataan Bahlil sama saja melecehkan dan menghina masyarakat Papua yang selama ini hidup dalam tekanan.

"Kalau anda tidak bisa buktikan, maka semua urusan akan terbuka dan siap berhadapan dengan hukum nagara ini untuk mempertahankan harga diri bangsa saya," paparnya.

Dalam pernyataannya, Pigai juga menyertakan pengakuan salah seorang aktivis Papua lainnnya, yakni Fransiskus Xaverius Magai yang diunggah melalui akun media sosial Facebook.

Keterangan tersebut menyebutkan bahwa Bahlil bukanlah orang asli Papua dan tidak memiliki ikatan darah dengan Papua.

Berikut pernyataan Fransiskus Xaverius Magai yang diunggah di akun Facebooknya.

Ayah dan ibu dari Bahlil Lahadalia itu bukan orang asli Papua. Itu artinya beliau tidak ada ikatan darah dengan Papua. Jangan mengunakan hak adat orang asli Papua untuk mewakili kami duduk sebagai menteri di kabinet. Jokowi harus adil dan selektif dalam menentukan kursi menteri jatah orang asli Papua sebegai bentuk penghargaan terhadap harkat dan martabat orang asli Papua. Hak-hak orang Papua harus dikembalikan ke orang Papua. Kalau tidak maka kepercayaan orang Papua terhadap negara akan makin merusut. Konflik horisontal bisa saja akan terus meledak.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya