Berita

Muhammad Aska Fikri saat ikut kuis Jokowi/Repro

Politik

Luar Biasa, Santri Ini Ternyata Sudah Prediksi Prabowo Jadi Menteri Sejak Tiga Tahun Lalu

SELASA, 22 OKTOBER 2019 | 01:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Baru-baru ini publik disuguhkan dengan pemberitaan soal masuknya Prabowo Subianto ke dalam Kabinet Kerja II pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Maruf Amin.

Prabowo bahkan mengaku diminta langsung untuk membantu di bidang pertahanan.

Namun siapa sangka masuknya Prabowo sebagai menteri sudah diprediksi seorang santri Pondok Pesantren di Tegalrejo Magelang, Jawa Tengah sejak tiga tahun silam.


Dilansir Kantor Berita RMOLBanten, ungkapan seorang santri tersebut viral dalam sebuah video yang beredar tahun 2016. Adalah Muhammad Aska Fikri, santri cilik itu diminta Jokowi menyebutkan tiga nama menteri kabinet Jokowi-JK.

Dengan lantang santri bertampang lugu menjawab. "Satu Megawati, dua Ahok, tiga Prabowo," ucap santri itu lugu.

Tak pelak, Jokowi dan santri lainnya langsung tertawa lepas.

Tak menanggapi lebih lanjut pernyataan santri tersebut, Jokowi langsung memberikan hadiah sepeda. Si santri pun langsung cium tangan Jokowi.

"Sudah sana ambil sepedanya," ucap Jokowi.

Bertahun-tahun berlalu, jawaban Muhammad Aska Fikri kian dekat dengan kenyataan.

Senin sore, Prabowo bertandang ke Istana Negara untuk memenuhi undangan Prabowo. Didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhy Prabowo, mantan Danjen Kopassus itu memberi sinyal bergabung menjadi menteri.

"Saya diminta membantu di bidang pertahanan. Saya akan bekerja sekeras mungkin untuk mencapai sekeras mungkin capaian yang ditentukan,” tegas Prabowo.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya