Berita

Kapolres Wonogiri, AKBP Uri Nartanti Istiwidayanti/Ist

Presisi

Kompol Aditya Di Mata Kapolres Wonogiri Dan Rekan Kerja

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 | 23:18 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kompol Aditya Mulya Ramadhani, mantan Kasatreskrim Polres Wonogiri saat ini masih terbaring lemas pasca dikeroyok sejumlah orang ketika pecah tawuran dua perguruan silat pada Mei lalu. Ketika itu, Aditia masih berpangkat AKP.

Di mata rekan-rekannya, Kompol Aditya merupakan sosok yang santun. Kapolres Wonogiri, AKBP Uri Nartanti Istiwidayanti mengenang Kompol Aditia sebagai pribadi yang bertanggung jawab saat bertugas.

“(Kompol Aditia) pribadi yang berani, santun, tidak memandang derajat dan pangkat. Sangat bertanggung jawab dalam pekerjaan, juga bertanggung jawab terhadap anggotanya,” kata AKBP Uri kepada wartawan, Minggu (20/10).


Uri menyebut, bawahannya tersebut adalah seorang pendengar yang baik. Entah itu terhadap atasan bahkan terhadap bawahannya.

“Harapan semoga segera pulih kesehatannya dan sadar, kemudian dapat kembali bertugas sebagai anggota Polri yang mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat,” lanjutnya.

Rekan kerjanya yang lain di Reskrim, Iptu Ghala Rimba mengemukakan Kompol Aditia adalah sosok humanis. Berhubungan baik entah itu dalam kedinasan maupun secara kekeluargaan.

“Namun tetap tegas ketika bekerja, tetap melindungi dan mengayomi,” kata Rimba.

Hal senada juga diungkapkan anggota Polri yang pernah menjadi bawahan Kompol Aditya. Adalah Iptu Edi Purwanto yang kini menjabat Kepala Unit Intelijen dan Keamanan (Kanit Intelkam) Polsek Pasar Kliwon. Kompol Aditia sempat menjadi Kapolsek Pasar Kliwon dan Edi adalah bawahannya.

"Ketika menjadi Kapolsek sangat dekat dengan anggota, bersifat kebapakan,” kata Edi.

Prihatin dengan kejadian yang menimpa Kompol Aditia, ia berharap agar mantan atasannya tersebut segera pulih.

Kepala Unit Pembinaan Masyarakat (Kanit Binmas) Polsek Pasar Kliwon, Aiptu IB Santika, juga mengenang Kompol Aditia adalah sosok yang menghargai anak buah, tidak pilih kasih serta mengetahui kepentingan anak buah.

“Nguwongke, penuh kebersamaan. Semoga cepat kembali sehat untuk melanjutkan pengabdian kepada negara,” demikian IB Santika.

Kompol Aditya sebelumnya sempat mendapat perawatan di Singapore General Hospital (SGH) usai menjadi korban pengeroyokan. Ia  mendapat perawatan selama beberapa bulan karena mengalami luka di kepala.

Ia pun mendapat gelar kehormatan naik satu tingkat menjadi Kompol. Kini ia harus menjalani perawatan lanjutan di RD Bhayangkara di bawah pantauan Bid Dokkes Polda Jateng.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya