Berita

Mitch McConnell/Net

Dunia

Penarikan Pasukan AS Dari Suriah, Mimpi Buruk Bagi Israel

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 | 09:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Langkah Amerika Serikat menarik mundur pasukan dari Suriah merupakan mimpi buruk tersendiri bagi sekutu, seperti Israel dan Yordania.

"Penarikan pasukan Amerika Serikat dari Suriah adalah kesalahan strategis yang serius," kata pemimpin mayoritas Senat Amerika Serikat Mitch McConnell akhir pekan ini dalam sebuah tulisan di The Washington Post akhir pekan ini.

"Itu (penarikan pasukan dari Suriah) akan membuat rakyat Amerika dan tanah air kurang aman, memberanikan musuh kita, dan melemahkan aliansi penting," tambahnya.


Penarikan pasukan itu membuka pintu masuk bagi Turki untuk menggempur militan Kurdi di wilayah tersebut. Sejak pekan lalu, militer Turki mengirimkan pasukan dan jet serta artileri untuk memburu kelompok Kurdi yang dianggap sebagai teroris oleh Turki.

Serangan itu terjadi tiga hari setelah Trump mengumumkan bahwa dia akan menarik pasukan Amerika Serikat dari wilayah itu. Trump membela keputusannya itu dengan menyebutnya sebagai strategi yang brilian.

Namun McConnell justru mengecam langkah Trump tersebut.

"Kombinasi dari mundurnya Amerika Serikay dan meningkatnya permusuhan Turki-Kurdi menciptakan mimpi buruk strategis bagi negara kita," tulis McConnell dalam artikelnya.

"Bahkan jika gencatan senjata lima hari yang diumumkan Kamis (17/10) diadakan, peristiwa pekan lalu telah mengembalikan kampanye Amerika Serikat melawan (ISIS) dan teroris lainnya," tambahnya seperti dimuat Press TV.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya