Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Geser Dolar AS, Rusia Lirik Yuan dan Euro Untuk Pinjaman Luar Negeri Tahun 2020

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 | 07:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia berupaya menyingkirkan dolar AS dalam perdagangan internasional. Negara tersebut kini sedang mengamati yuan dan euro sebagai mata uang untuk Eurobonds tahun depan. Begitu kata Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov di sela-sela pertemuan IMF dan Bank Dunia akhir pekan ini.

Menjawab pertanyaan wartawan tentang dampak sanksi Amerika Serikat terhadap pasar utang negara Rusia, Siluanov mengatakan bahwa Rusia akan mempertimbangkan masalah tersebut karena telah menciptakan infrastruktur untuk menggunakan mata uang China untuk pinjaman dalam beberapa tahun terakhir.

"Kita juga bisa mencoba masuk ke euro," tambahnya.


Diketahui bahwa awal tahun ini Amerika Serikat memberlakukan putaran lain pembatasan keuangan pada Rusia terkait dengan kasus keracunan mantan agen ganda Sergei Skripal di Salisbury di Inggris. Sanksi itu melarang bank-bank Amerika Serikat melakuka keterlibatan tertentu dengan pasar utang negara Rusia. Sanksi juga menetapkan bahwa Amerika Serikat akan menentang pinjaman apa pun ke Rusia oleh lembaga keuangan internasional.

"Anggaran Rusia untuk 2020 memungkinkan Moskow untuk meminjam hingga 3 triliun dolar AS di pasar asing, tetapi jika harus menggunakan euro untuk pinjaman yang angkanya mungkin lebih kecil," sambung Siluanov, seperti dimuat Russia Today.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya